Mukjizat Al Qur’an dan Misteri Penguasa Mesir

Nabi Yusuf di dalam Al Qur’an dikisahkan hidup sezaman dengan Penguasa Mesir yang digelari Malik (QS.12:43), padahal kita ketahui bersama, Kerajaan Mesir Kuno penguasanya disebut Fir’aun, seperti yang terdapat di dalam kisah Nabi Musa (QS.10:75), dan berdasarkan informasi dari Kitab Perjanjian Lama, penguasa Mesir yang sezaman dengan Nabi Yusuf, juga digunakan istilah Fir’aun :

Yusuf membawa juga Yakub, ayahnya, menghadap Firaun. Lalu Yakub memohonkan berkat bagi Firaun.” (Kejadian 47:7).

Dan selama berabad-abad, istilah Malik (yang merupakan istilah bagi penguasa yang berasal dari jazirah Arabia), yang terdapat di dalam Al Qur’an, menjadi misteri.

Pada tahun 1824, seorang sejarawan, Jean Francois Cahampollion (1790-1832) berhasil membaca sebuah prasasti peninggalan Mesir Kuno. Prasasti yang ditemukan di reruntuhan kota Tanis, tertera riwayat 20 dinasti penguasa kerajaan mesir kuno.

Dari hasil penelitian Jean Francois Cahampollion, diketahui pada dinasti ke XV dan XVI, Mesir pernah dikuasai Dinasti Hyksos dari Kan’an, yang berasal dari jazirah Arabia. Dinasti ini menguasai Mesir selama 150 tahun (1700 SM – 1550 SM). Dan diperkirakan, Nabi Yusuf hidup di masa dinasti ke XVI berkuasa.

Fakta sejarah ini, kembali membuktikan kebenaran Al Qur’an, dan terpecahkanlah misteri yang telah berlangsung berabad-abad lamanya.


Category Article