Tipu Muslihat Yahudi Melalui Organisasi Dunia PBB

 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) atau United Nations Organization (UNO) adalah sebuah lembaga antar negara sedunia yang dibentukkan di San Francisco, California pada 24 Oktober 1945 selepas Perang Dunia (PD) II. Tujuan awal pendiriannya, sebagaimana yang ditetapkan dalam piagam PBB, adalah untuk mencegah peperangan antar negara, seperti pada PD I dan PD II, menegakkan hak asasi manusia, menjaga kedaulatan setiap negara, serta memperbaiki taraf hidup penduduk di seluruh dunia.
Keberadaan PBB juga untuk menggantikan Liga Bangsa-Bangsa yang telah dibubarkan karena gagal mencegah terjadinya PD II. Markas pertama PBB berada di San Francisco, namun sejak tahun 1946 sampai sekarang kantor pusatnya terletak di di New York.  
 Franklin D. Roosevelt

Kantor Pusat PBB, New York

 Cuplikan Mukadimah Piagam PBB
"Kami anggota Perserikatan Bangsa Bangsa bertekad":
1. Untuk menyelamatkan generasi kedepan dari kesengsaraan akibat tragedi peperangan, yang telah dua kali melanda dalam kehidupan kami, dimana telah membawa kesedihan yang tiada terperi kepada sesama manusia.
2. Menjunjung hak-hak asasi manusia, nilai kemanusiaan, kesetaraan hak-hak lelaki dan perempuan, serta menjaga hak-hak negara-negara besar dan kecil.
3. Mewujudkan rasa keadilan dan rasa hormat-menghormati terhadap kebebasan pelaksanaan undang-undang tiap negara.
4. Memajukan kesejahteraan sosial dan taraf hidup yang lebih baik dalam kebebasan yang lebih luas.
"Maka untuk Tujuan ini" :
1. Akan menerapkan sikap toleransi dan hidup bersama-sama dan menjaga keamanan satu sama lain sebagai negeri-negeri bertetangga secara baik.
2. Akan menyatukan kekuatan kami untuk memelihara keamanan dan keselamatan antar bangsa.
3. Akan memastikan bahwa kekuatan senjata tidak akan digunakan, kecuali untuk kepentingan umum setelah melalui tahapan-tahapan pendekatan.
4. Akan menggunakan potensi antar bangsa bagi membangun kemajuan ekonomi dan sosial untuk semua manusia.
Membuat Keputusan Bersama Untuk Mencapai Tujuan Ini
Markas Besar PBB
Kantor Pusat PBB saat ini dibangun di sebelah Sungai East (East River), New York City pada tahun 1949 di atas tanah yang dibeli dari John D. Rockefeller, Jr. dengan dana bersama sebanyak 8.5 juta dollar AS...jadi bukan milik Amerika Serikat. Arsiteknya dari berbagai bangsa, termasuknya Le Corbusier (Perancis), Oscar Niemeyer (Brazil), dan wakil-wakil dari beberapa negara yang lain. Tim ini diketuai oleh Wallace K. Harrison, Pimpinan Harrison & Abramovitz (NYC). Kantornya dibuka secara resmi pada 9 Januari 1951.
Sedangkan kantor perwakilan antar bangsa PBB tersebar di Kota New York, antara lain di Geneva, Hague, Vienna, Montreal, Bonn, dan tempat-tempat yang lain. Alamat kantor PBB yaitu 760, United Nations Plaza, New York, NY 10017, USA. Dikarenakan bangunan utama PBB telah usang, maka telah dibangun gedung yang lebih besar di antara Jalan Ke-41 dan Jalan Ke-42 (41st dan 42nd Street) di New York yang dirancang oleh Fumihiko Maki.

Struktur organisasi
Piagam PBB membentuk enam struktur utama, yaitu :
1. Majelis Umum
2. Dewan Keamanan
3. Dewan Ekonomi dan Sosial
4. Dewan Kerjasama
5. Mahkamah Internasional (ICJ)
6. Sekretariat
Meskipun anggota Majelis Umum adalah seluruh negara yang terdaftar, namun badan ini tidak memiliki kekuatan apapun untuk menetapkan resolusi dan tindakan nyata tanpa persetujuan 5 Anggota Tetap Dewan Keamanan. Karena Dewan Keamanan yang beranggotakan Cina, Rusia, Amerika, Inggris, dan Prancis memiliki Hak Veto untuk mengeliminasi keputusan Majelis Umum yang tidak sesuai selera mereka. Intinya Dewan Keamanan adalah kekuatan pokok dan pengendali bagi keputusan dan tindakan PBB.
Peranan Lions Club dibalik Rancangan Piagam PBB
Istilah "Perserikatan Bangsa Bangsa" dicetuskan oleh Franklin D. Roosevelt sewaktu masih berlangsung Perang Dunia II yang merujuk kepada Pihak yang Bersteru yang terdiri dari 26 negara. Franklin D. Roosevelt selain sebagai Presiden Amerika Serikat, ia juga anggota penting dari Organisasi Yahudi Freemasonry- yang memiliki beberapa organisasi underbow berkedok gerakan sosial dan amal seperti Lions Club dan Rotary Club. 
 
Lambang Lions Club 
Komplek Perwakilan Anggota PBB di Viena, Austria
 Nama PBB/UNO digunakan secara resmi pertama kali pada 1 Januari 1942. Tujuannya untuk mengikat wakil-wakil Pihak Berseteru kepada prinsip-prinsip Piagam Atlantik serta untuk menerima sumpah dari mereka guna menjaga keamanan Kuasa Paksi. Setelah upaya itu, Pihak Berseteru terus memantapkannya dengan ditandatangani kesepakatan-kesepakatan dalam persidangan-persidangan di Moscow, Kaherah dan Taheran sewaktu masih berperang pada tahun 1943. Dari bulan agustus sampai Oktober 1944, wakil-wakil dari Perancis, Republik China, Inggris, Amerika Serikat dan Uni Soviet bertemu untuk memperincikan rancangan-rancangan di Estet Dumbarton Oaks, Washington, D.C.
Dari pertemuan-pertemuan selanjutnya dicapailah rancangan pokok mengenai tujuan, wakil-wakil anggota dari tiap negara, struktur, serta susunan dewan untuk memelihara keamanan dan keselamatan antarabangsa, kerjasama ekonomi dan sosial antarabangsa. Rancangan ini telah dibicarakan dan diperdebatkan oleh beberapa wakil negara dan utusan bangsa.
Pada 25 April 1945, persidangan PBB tentang penyatuan antar bangsa, dimulai di San Francisco. Selain dihadiri oleh wakil-wakil negara juga organisasi umum -termasuknya Lions Club yang diundang khusus untuk menggubah piagam PBB. Tak kurang 50 negara yang menghadiri persidangan ini menandatangani "Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa". Polandia yang tidak menghadiri persidangan itu diberi satu tempat khusus, baru dua bulan kemudian tepatnya pada 26 Juni wakilnya menandatangani piagam itu.
Perserikatan Bangsa Bangsa ditetapkan secara resmi pada 24 Oktober 1945, selepas piagamnya telah diratifikasi oleh lima anggota tetap Dewan Keamanan (DK), yaitu Amerika Serikat, Inggris, Uni Soviet, Perancis, Republik China serta diikuti anggota lainnya yang terdiri 46 negara.
Sidang Umum pertama diadakan di Gedung Church, London, Inggris pada 10 Januari 1946 yang diikuti 51 negara. Sedangkan pada April 2004, tercatat sebanyak 191 negara telah bergabung dalam organisasi ini.
Demikianlah gambaran ringkas mengenai apa dan bagaimana UNO atau PBB. Berikutnya kita akan menggali beberapa bukti nyata keterkaitan PBB dengan 2 organisasi sesat milik Yahudi Freemasonry dan Asosiasi Internasional Lions Club.
Bahaya Lions Club
Segala aktivitas Lions Club yang nampaknya baik, merupakan pancingan dengan menyembunyikan tujuan sebenarnya. Melalui gerakan bawah tanah mereka mengumpulkan data-data musuh mereka secara akurat. Slogan mereka "Agama untuk tuhan, Tanah Air untuk semua". Data tersebut mereka peroleh melalui pertemuan pekanan anggotanya lalu dikirim ke Pusat Organisasi Internasional untuk dikaji, kemudian dibuat perencanaan yang tepat bagi kepentingan mereka di negara tersebut.
Mereka membagi tempat-tempat kerja melalui biro-biro dengan tugas masing-masing. Lalu melalui pertemuan rutin didapatkan data tentang profesi seseorang, masalah politik, dan keagamaan ditiap negara dimana club mereka berada. Data-data ini digunakan salah satunya untuk mengontrol pasar-pasar lokal dengan campur tangan dalam kebijakan ekonomi di sebuah negara tertentu.
Tipu daya mereka terhadap Ummat Islam adalah lebih spesifik dibanding ummat agama lainnya. Dalam ceramah dan pidatonya, secara teratur mereka menitik beratkan pada penonjolan kedudukan Israel dan rakyatnya. Selain itu, ditanamkan pola fikir zionisme dalam otak anggotanya. Mereka juga mengadakan "Pesta-Pesta Kebaikan", yaitu pesta-pesta gila, campur aduk antara lelaki dan perempuan, dan dansa-dansi. Maka Lembaga Fiqih Internasional pada musyawarah pertamanya tanggal 10 Romadhon 1398 Hijriyah mengeluarkan sebuah keputusan bahwa prinsip-prinsip gerakan Freemasonry, Lions Club dan Rotary Club secara garis besar bertentangan degan prinsip dan pokok-pokok Dinul Islam.
Sejarah Lions Club dimulai pada musim panas tahun 1915 M dengan didirikan Club pertama oleh Milvan Jones di Kota San Antonio, Texas. Ia mengumandangkan ide untuk merekrut para pekerja di seluruh penjuru Amerika Serikat melalui cabang-cabang club. Pada bulan Mei 1917 muncullah International Association of Lions Club di Chicago, sebuah kota dimana beberapa Rotary Club telah lahir.
Lions Club sengaja didirikan untuk mengganti club-club teroris yahudi sebelumnya yang dilarang karena telah terbongkar kedoknya. Sehingga sepintas lalu nampak Lions Club nampak sebagai organisasi sosial yang bersifat lebih reformis dan toleran. Para ahli berkeyakinan bahwa Lions Club berinduk kepada organisasi B'Nai B'Rits, yang didirikan pada 13 Oktober 1834 di New York yang semuanya berinduk kepada organisasi Freemasonry.
Lambang organisasi ini adalah singa atau lion yang menggambarkan kekuatan dan keberanian. Aktivitas bawah tanah mereka sulit terlacak, namun yang dapat dilihat antara lain sebagai berikut :
Menyerukan slogan "Kebebasan, Kesetaraan, dan Persaudaraan".
Membangun semangat toleransi dengan melonggarkan dan menjauhkan ikatan aqidah.
Mendukung proyek-proyek PBB untuk penyebaran ilmu pengetahuan dan prasarananya, pengobatan untuk orang cacat, meringankan kejenuhan hidup sehari-hari, pelayanan masyarakat, perbaikan fasilitas sosial dan, perlombaan yang bersifat hiburan.
Untuk menjadi anggota club, siapapun tidak boleh mengajukan permohonan, namun merekalah yang mencalonkan dan mengajukannya, apabila ada suatu potensi dalam calon anggota untuk kepentingannya. Syarat keanggotaan adalah para tokoh pekerja yang sukses. Dibuat juga Lioness Club untuk menyedot nyonya-nyonya dari istri pejabat tinggi yang tugasnya melakukan lobi kepada tokoh-tokoh penting pengambil keputusan.
Sekilas Tentang Agama Yahudi atau Yudaisme
Agama Yahudi adalah ajaran yang menyimpang dari risalah Tauhid yang dibawa Rosulullah Musa kepada Bani Israil. Padahal para rosul ulil azmi yaitu Nuh, Ibrahim, Musa, Isa dan Muhammad adalah membawa Syariat Dinullah yang sama dan dinyatakan Allah sebagai muslim (lihat Qs. 42 : 13). Artinya, Syariat yang dibawa mereka dahulu belum memiliki nama khusus, namun setelah rosul terakhir baru dinyatakan Syariat Islam dan pelaksananya disebut Muslim (bentuk ism fail atau kata benda pelaku). Kitab-kitab Yahudi adalah Perjanjian Lama dan Talmud. Isi perjanjian lama antara lain :
1. Taurat yang terbagi 5 kitab (kejadian, keluaran, imamat, bilangan, dan ulangan)
2. Kitab Para Nabi (Nabi Terdahulu : Yoshua bin Nun, Hakim-hakim, Samuel I&II, Raja-raja I&II serta Nabi Terakhir : Yesaya, Yeremiya Yehezkiel, Zakaria dan banyak lagi)
3. Tulisan-tulisan ada 3 macam : Pertama, Tulisan Agung (Mazmur/zabur, Zabur Amtsal dari Sulaiman, dan Ayub). Kedua, Majalah yang Lima : Kidung Agung, Ruth, Ratapan Yeremia, al Jamiah, dan Ester. Ketiga, Buku-buku : Daniel, Ezra, Nehemia, Tawarih 1 & 2...semua buku ini diakui Yahudi dan Protestan.
Sedangkan isi dari Talmud adalah cerita-cerita lisan dari pemimpin agama yahudi secara turun-temurun, kemudian dihimpun oleh Yudas pada tahun 150 M dalam sebuah buku yang disebut "mysina". Makna mysina artinya syariat yang diulang-ulang. Kemudian seorang rabi yahudi bernama Yahuza pada tahun 216 masehi menyusun kitab tafsir dari mysina dan dinamakan "Jimara". Dari mysina dan Jimara inilah Kitab Talmud disusun. Talmud mendapatkan tempat yang sangat penting bagi Yahudi bahkan lebih utama dari Perjanjian Lama. Konon, dari kata Yudas inilah muncul istilah Yudaisme atau "Agama Yahudi".
Bukti Adanya Skenario Yahudi dalam PBB
Perlu dicamkan bahwa PBB tidak lain adalah produk akal-akalan atau tipu muslihat orang-orang Ahli Kitab Yahudi yang menghianati ajaran Taurat dari Nabi Musa guna memuaskan nafsu mereka untuk menguasai dan mengendalikan dunia melalui ajaran Kitab Talmud. Salah satu ajaran Talmud adalah : "selain ras Israil adalah bangsa goyyim (keledai)". Ajaran Yahudi menganggap seluruh Bangsa Israil adalah sebagai para Tuan Penguasa, sedang bangsa lain adalah budak-budak mereka yang harus dikendalikan. Inilah suatu ajaran agama rasisme dan materialisme yang sesat dan merugikan bangsa lain. Namun mereka cukup lihai memanfaatkan ummat agama lain yang sudah didoktrin dengan kelonggaran toleransi seperti nasrani, hindu, juga sebagaian orang Islam untuk menjalankan program mereka. Ada banyak bukti, bahwa lahirnya PBB dan segala keputusan dan tindakannya adalah buah dari konsep organisasi bawah tanah Freemasonry produk Yahudi dan kaki tangannya untuk melindungi gerakan zionisme dan kepentingan Eropa Barat serta Amerika Serikat yang merupakan teman mesranya negara zionis Israel.
Pertama, pencetus organisasi bathil dunia PBB adalah Franklin D. Roosevelt, seorang masonic dan sekaligus Presiden Amerika Serikat. Perlu diketahui tentang adaya aturan mengikat yang menjadi rahasia umum bahwa seluruh Presiden Amerika harus anggota Fremasonry dan otomatis sebagai pendukung Zionis Israel.
Kedua, konseptor Piagam PBB adalah Organisasi Yahudi Lions Club yang diundang secara khusus pada 25 April 1945 di San Francisco.
 Ketiga, Lambang PBB berupa gambar bola dunia dengan garis lintang dan bujur membentuk 33 kolom adalah melambangkan 33 tingkatan dalam organsasi rahasia Freemasonry produk yahudi.
Keempat, slogan yang selalu diungkapkan oleh Freemasonry dan Lions Club adalah kebebasan, persaudaraan, dan kesetaraan (versi yahudi) adalah sama dengan muatan Piagam PBB.
Kelima, adanya lembaga keuangan di bawah PBB seperti Bank Dunia dan IMF telah nyata-nyata menerapkan sistem ribawi yang mencekik negara berkembang dan menebalkan kantong negara-negara maju dengan program "pinjaman lunak" jangka panjang yang bunganya bisa naik sampai seratus persen setiap tahunnya karena menggunakan kurs mata uang Amerika dan Eropa. Sedangkan sistem perbankan pertama kali muncul pada abad ke-18 selepas Perang Salib, oleh para "Kesatria Templar" penganut faham Freemasonry. Mereka menumpuk uang dan emas dengan menerapkan sistem chek dan bunga bagi para penjiarah yang mengunjungi Kota Yerusalem. Kemudian pada abad berikutnya baru muncul perbankan modern di Inggris milik seorang Yahudi bernama Rockefeller. Mereka memandang masa kejayaan agama telah berakhir dan digantikan Kekuatan Emas dan Penguasaan Informasi. 
BONEKA YAHUDI,
Ban Ki-moon, Sekretaris Jendral PBB sekarang
Keenam, menggunakan strategi mafia yaitu menjadi "sutradara dibalik layar". Strategi ini dgunakan untuk menutupi kejahatan ideologi rasismenya yang semakin disorot masyarakat dunia. Oleh karena itu digunakanlah orang-orang selain kelompok mereka yang dapat dijadikan terompet atau corong suara yang berpihak kepada kepentingan zionis Israel dan negara barat pendukungnya. Dengan cara ini, PBB tampak seolah-olah suatu lembaga dunia yang mewakili kepentingan seluruh bangsa.
Sebagai buktinya...dalam dua kepemimpinan sekretaris jenderal PBB terakhir dijabat oleh wakil Afrika (Kofi Anan) dan wakil Asia (Ban Ki-moon). Kemudian ada Muhammad el Baradai (wakil Arabia) sebagai ketua Komisi Atom. Namun mereka ini tidak lebih sebagai "boneka jinak" yang sudah dipilih dan diprogram untuk siap tunduk dan melayani kepentingan Zionis Israel. Walaupun terkadang ada lontaran kecaman mereka terhadap kedzaliman Zionis Israel dan negara maju namun tidak lebih dari tipuan dalam dunia media. Cara inipun digunakan pemerintah Amerika Serikat dengan menunjuk Collin Powel, Condoliza Rice, dan senator Barrack Obama dari ras kulit hitam Afrika untuk menjadi umpan bagi kepentingan kelompok Yahudi dan Barat.
Ketujuh, adanya "dominasi kekuatan" oleh lima Anggota Tetap Dewan Keamanan PBB yang memiliki Hak Veto adalah bukti nyata kesombongan dan egoisme mereka. Sedangkan Majelis Umum yang secara "hukum" lebih tinggi dimana anggotanya seluruh negara...tidak lebih sebgai "penonton" yang tak berdaya dalam setiap kebijakan akhir PBB. Mereka menindas bangsa lemah, memaksakan paket demokrasi dalam setiap negara untuk memudahkan campur tangannya, lalu secara curang melarang kepemilikan dan penggunaan senjata nuklir selain oleh 5 negara tadi dan negara Zionis Israel.
Kedelapan, adanya khurafat dalam masalah lambang atau logo. Para ahli kitab dan musyrikin memiliki kepercayaan kuat terhadap khurafat dan tahayul dari sebuah gambar. Bagi mereka lambang bagi sebuah gerakan adalah memiliki kekuatan pengaruh yang mencerminkan pesan-pesan didalamnya. Contohnya lambang palang salib, bintang david, nazi dan lambang PBB. Berikut ini adalah salah satu buktinya :
Lambang PBB yang menampakkan globe dengan garis lintang dan bujur membentuk 33 kolom adalah melambangkan 33 tingkatan dalam organsasi rahasia Freemasonry produk yahudi.
 
Lambang PBB dengan 33 kolom
Piramida Freemasonry dengan 33 tangga


Sumber Bacaan :
http://ms.wikipedia.org
http://www.thebiggestsecret.org


Category Article